so we one part 8




Part VIII
Cinta Tersembunyi II

Joohyun membuka matanya pagi itu embun masih menempel dibalik jendela namun pelayan sudah menyiapkan semuanya, setelah terbangun beberapa pelayan pun membuka kordeign mewah dikamar Joohyun
“akhirnya anda bangun nona”
“semejak kapan kalian berada disana”
“cukup lama, kami diperintahkan oleh putra mahkota untuk menunggu anda sampai bangun, dan tidak menyuruh membangunkan anda”
“beliau berada dibandara  bersama ibu suri Manha”
“bandara..??”
“ya,mereka sedang menuju London untuk melakukan pertemuan perdana mentri disana”
“tapi dia tidak mengatakan apapun padaku”
“pertemuan ini juga sangat mendadak, jadi dia tidak sempat  bicara dengan anda” Inha pun berjalan menuju ruang makan, sesaat Young datang
“eonnie…”
“eoh.. kau ..”
“eonie,waeyo..”
“kenapa kau tidak ikut pertemuan dengan Joon”
“kau benar, ini sangat menyebalkan, aku juga sangat ingin ikut kesana, tapi Joon Oppa, sangat mendadak, dia bangun pagi-pagi sekali tadi untuk berangkat bersama halmoni” Joohyun terdiam
“eonnie.. waeyo, neo kwaenjana..”
“euh,.. nan, kwaenjana..”
“eonnie, bagaimana jika kita bertamasya hari ini, aku sangat bosan selalu melakukan kegiatan yang sama”
“ne.. tapi, aku harus Tanya dulu dengan putra mahkota”
“tidak perlu berlebihan seperti itu, aku hanya ingin ketaman hiburan saja, aku bosan”
“ne, tapi kumohon jangan terlalu mencolok”
“euhm..”
Tak berapa lama, Joohyun dan Young ketaman hiburan dan pengawal yang mengenakan pakaian biasa
“ternyata eonnie sangat cerdas, dengan seperti ini tidak akan ada yang menyadari identitas kita”
“euhm..”
“eonnie, apa kau ingin kesana, kajja..” mereka pun bermain-main ditaman hiburandan bersenang-senang dengan semua wahana disana, tapi tanpa disadari ada yang mengintai mereka. Setelah puas bermain-main, mereka pun beristirahat
“eonnie, tunggu disini sebentar, aku akan kekamar mandi”
“aku harus ikut denganmu, aku harus tetap bersamamu”
“kya, kenapa kau saat ini seperti Joon Oppa, sangat berlebihan sudahlah, aku akan baik baik saja..” Young pun berlari kekamar mandi sendirian, sesaat Joohyun menyadari ada yang seperti mengikutinya, ia pun memutuskan untuk mencari Young. Sedangkan saat dikamar mandi sesaat beberapa orang wanita menghampiri Young
“apa yang kalian inginkan”
“anyeong putrid Young..”
Joohyun pun berlari mencari Young, dan para pengawal pun menyadari keanehan Joohyun dan segera berlari mengirinya, orang orang sekitar pun menjadi heran melihatnyam saat sampai dikamar mandi Joohyun tidak menemukan Young
“Young-ah..” ia pun mencari keberbagai sudut ruang kamar mandi tapi tak menemukan Young
“Young-ah.. kau dimana” Joohyun pun keluar dan pengawal pun menghampiri Joohyun
“nona apa yang terjadi”
“Young hilang, cepat cari dia “ para pengawal pun mencari Young kesemua area wahana dan menginformasikan kepusat orang hilang,
diinformasikan kepada seluruh pengunjung taman hiburan cheondam untuk mencari dan meneukan keberadaan putrid Young yang hilang, bagi siapa saja yang bertemu atau melihat keberadaan putrid Kim Young diharapkan segera menuju pusat informasi, terima kasih “ Joohyun pun mencari Young, sesaat gotae menemuinya
“Joohyun”
“gotae”
“aku mendengar dari pusat informasi, apa benar Kim Young hilang”
“ne, dia bilang dia akan kekamar mandi tapi dia tidak ada”
“mwo… ayo cepat kita cari dia” mereka pun mencari young keberbaagai sudut wahana namun belum bisa menemukan young, sesaat gotae melihat seorang yang familiar berjalan, ia pun memberitahu joohyun, dan joohyunpun melihatnya
“kau benar, itu young” joohyun pun berlari menghampiri young
“kim young” young pun berhenti dan melihat kesumber suara
“eonnie..” joohyun pun menghampiri young dan  memeluknya
“young, apa yang terjadi”
“young, kenapa kau bisa disini” young pun melihat sekeliling seolah ketakutan
“eonnie, bisakah kita pulang sekarang aku sudah lelah” young pun jatuhpingsan
“young..”
Young pun mendapat perawatan intensif dan penjagaan ketat, pemberitaan hilangnya young pun mendadak menjadi pemberitaan panas media
sempat hilang selama hampir satu jam ditaman bermain putrid kedua dari mendiang raja Kim Moon Kim young kini telah ditemukan dan sekarang mendapatperawatan dirumahnya, banyak netizen menyalahkan keamanan dari wahana bermain tersebut, namun banyak juga yang menyalahkan para pengawal kerajaan yang mendampingi putrid Kim Young dan tunangan putra mahkota Go Joohyun” Joohyun pun mendengar pemberitaan itu semakin stress, sesaat yeol datang menghampirinya
“nona Joohyun, bagaimana bisa ini terjadi,  kudengar kau juga pergi bersamanya, apa anda baik baik saja”
“kau tak perlu mengkhatirkanku, Young lebih mengkhawtirkan dari aku”
“putra mahkota Joon segera datang sekarang ia dalam perjalanan”
“ini semua salahku, harusnya aku mengikutinya dan tidak  mebiarkannya sendiri pergi”
“kwaenjana, kau tak perlu menyalahkan dirimu sendiri”
“keundae..” sesaat para perawat datang
“nona Young telah sadar” Joohyun pun segera menemui Young
“Young-ah..”
“eonnie..”
“syukurlah kau sudah sadar..” Young mengangguk
“eonnie, aku tidak mau kehilangan Joon Oppa dan eonnie”
“kau tidak akan kehilangan kami”
“berjanjilah untuk tetap bersamaku”
“ehmm.. aku berjanji”
“eonnie, jangan pernah tinggalkan Joon oppa, kumohon tetaplah bersamanya, jangan pernah meninggalkannya”
“ehm, tentu..”
 “geundae, apa ku sudah menghubungi Joon Oppa”
“ah,, dia bilang dia dalam perjalanan pulang dia akan segera menemuimu”
“eonnie, kau bisa pergi sekarang”
“apa kau yakin..”
“ehm..” Joohyun pun pergi meninggalkan Young namun tetap berdiri didepan pintu , sedangkan didalam Young menangis mengingat kejadian yang menimpanya
Flashback
Saat youn keluar dari kamar mandi, ada beberapa orang menghampirinya
“putri raja Kim Moon, Kim Young”
“siapa kalian, apa yang kalian inginkan” Young pun berjalan diantara preman preman dengan rasa ketakutan
“senang bertemu denganmu nona…”
“neo, nuguya…”
“kau tak perlu tahu, siapa aku..”
“apa yang kau mau..”
“kau tak perlu menangis dan ketakutan seperti itu” preman itu pun merangkul Young
“apa yang kau mau, cepat katakan kakakku akan memberikan semua padamu”
“neoui Oppa, apa dia masih bertahan hidup sekarang” sesorang datang dan membuat Young shock
“apa yang kau katakan”
“apa kau ingin kakakmu tetap hidup”
“kya,, apa yang ingin kau lakukan”
“aku sebenarnya tidak ingin melukai siapapun, tapi seseorang menyuruhku membunuhnya dan tunangannya bisa dimiliki orang lain atau mungkin nasibnya akan seperti Joon”
“jangan pernah lakukan itu”
“wae, kenapa aku tidak bisa melakukan itu, ayahku bisa mensabotase pesawat pribadi yang ditumpangi orang tuamu, bagaimana aku tidak bisa melakukan itu pada Joon dan Joohyun”
“kajiama, kajima,..!!!!” orang orang itu pun meninggalkan Young sendiri
Flashback off
Dengan tergesa gesa Joon keluar dari mobil dan segera masuk rumahnya dan melihat Joohyun duduk , ia pun menghampirinya
“apa yang sebenarnya terjadi”
“aku yang salah dalam ini, kau dapat menyalahkanku sekarang, aku yang ceroboh dan menyebabkan ini semua pada Young”
“omong kosong apa yang bicarakan, jika terjadi sesuatu dengan Young..”
“temuilah dia, kurasa dia sangat ingin bertemu denganmu” joon pun meninggalkan Joohyun dan menemui Young dikamarnya
“Young..”
“Oppa..” Joon pun memeluk Young erat
“kwaenjana aku disini aku sudah disini, kau tidak perlu khawatir, sekarang aku bersamamu, aku tidak akan meninggalkanmu lagi”
“oppa aku takut sekali, amat takut, kumohon tetaplah bersamaku sekarang, aku tidak mau kehilanganmu sekarang hanya kau yang aku punya didunia ini, jangan tinggalkan aku”
“ne,aku tetap disini ehm..” setelah keadaan akan tenanng
“apa yang sebenarnya terjadi”
“ada orang yang mengancamku, untuk melukaimu dan Joohyun eonnie, orang itu mengancamku”
“apa kau mengenal orang itu”
“ne.. dan dia mengancamku jika aku buka mulut, akan terjadi sesuatu denganmu dan semuanya termasuk aku, aku tidak ingin itu terjadi, aku tidak ingin terjadi sesuatu denganmu, hanya kau yang kumiliki saat ini, dan aku tidak mau kehilanganmu” Joon pun membelai kepala Young
“saat ini keamanan kalian adalaha satu satunya yang bisa kulakukan, kesalamatan kalianlah hidupku, aku tidak akan memaksamu untuk mengatakan sesuatu”
“jangan pernah mencarinya, orang itu sangat gila dan mengerikan, dia seperti monster, aku sangat takut jika dia melakukan hal gila pada keluarga kita” joon pun memeluk Young
Joohyun pun memutuskan untuk pulang kerumahnya, ia pun membereskan baju-bajunya dan pergi saat sampai diluar Yeol datang didepannya
“kau mau kemana”
“karena kejadian ini aku jadi mengkhawatirkan minhyun dan orang tuaku, jadi aku ingin menemui mereka”
“kau ingin pergi sendirian”
“aku selalu kemana saja sendiri selalu tidak masalah, tenangalah tidak akan terjadi apapun”
“kenapa kau bicara apa, apa kau pikir kau yang dulu dan sekarang adalah sama”
“aku akan tetap sama, Joohyun yang dulu tidak akan berubah, dan tidak akan berubah”
“lalu bagaimana dengan Joon, apa kau sudah bicara padanya”
“saat ini yang Joon khawatirkan adalah Young, bukan aku dia tidak akan menyadari keberadaanku”Yeol pun membuka pintu mobilnya
“naiklah, akan kuantar kau pulang”
“kau tak perlu melakukan itu” Yeol pun mendorong Joohyun kedalam mobil
“yeol..” yeol pun memasang sabuk pengaman Joohyun, mata mereka pun saling memandang
“aku bisa memasangnya” joohyun pun memalingkan pandangannya, sedangkan yeol terlihat berekspresi berbeda, yeol pun mulai menjalankan mobilnya. Sedangkan tanpa sepengetahuan Joohyun dan yeol, Joon memperhatikan mereka, saat Yeol mengobrol dengan Joohyun tak lama Yeol meraih tangan Joohyun dan menariknya untuk menumpangi mobinya, kemudian tak lama Yeol ingin memasang sabuk pengaman pada Joohyun, tak lama dari itu mereka berangkat
Diperjalanan Joohyun hanya terdiam,
“kenapa kau diam saja”
“eoh...ani.. hanya saja aku, merasa”
“bersalah pada semuanya,Joon bukan tipe orang yang membenci orang hanya karena hal seperti itu”
“tapi Young adalah keluarga yang ia miliki selain ibu suri Manha,  dia pasti akan sangat marah padaku”
“Joon bukan seperti itu”
“Joon beruntung sekali mempunyai sahabat sepertimu, kupikir selama ini kalian memiliki hidupyang sempurna dengan segala yang kalian miliki tapi ternyata aku salah, ini lebih menakutkan dari yang ada didrama King 2 Heart”
“kenapa kau sampai berpikir jika hidup kami sangat menyenangkan”
“itu karena sepertinya kebahagiaan selalu mengiri kalian, segala kemewahan dan status social yang baik, kupikir itu adalah kehidupan yang sempurna”
“jadi selama ini kau memperhatikan kami”
“mata siapa yang tidak akan berhenti memandang kalian, hidup kalian, bahkan kehidupan kalian seperti selebritis yang setiap orang ingin tahu, jadi wajar jika aku juga tahu”
“kupikir kau gadis yang tidak peduli dengan kami”
“mwo.. kenapa kau bicara seperti itu..”
“hanya kau satu satunya gadis yang tidak mengikuti dan berteriak jika kami datang”
Yeol pun mengingat setiap kejadian saat ia dan Joon berpergian setiap gadis pasti berteriak dan mengikuti mereka tapi mata yeol tak lepas dari seorang gadis yang hanya duduk makan bekal disisi meja dan tak peduli dengan situasi saat itu
“hanya kau, yang duduk tenang makan bekalmu dan tidak peduli dengan kami saat itu, kau hanya duduk makan dan tidak peduli apapun tentang kami”
“itu karena, aku pikir, meski aku berada disana, tidak akan berefek apapun padaku, dan tidak ada gunanya juga untukku, karena, aku bukanlah tipe yang kalian inginkan, jadi meski aku ikut berada mengerumuni kalian, atau berteriak kalian juga tidak akan memandangku” yeol terdiam
“bahkan aku berpikir saat ini adalah mimpi bisa berada bersama kalian, itu semua adalah impian semua wanita dan pasti mereka sangat iri denganku”
“apa ada namja yang kau suka sebelumnya” Joohyun kaget dengan pertenyaan yang dilemparkan Yeol, dia pun tampak kebingungan menjawab pertanyaan Yeol
“kenapa kau bertanya seperti itu”
“kurasa kau juga punya pria idaman atau setidaknya namja yang kau suka”
“jika aku mengatakan aku menyukaimu saat itu apa kau percaya” yeol terdiam
“benar, aku bodoh, kau pasti kaget mendengarnyakan, dulu aku memang sempat menyukaimu karena kaulah yang kupikir adalah seseorang yang dapat membuatku terkesima, tapi saat kabar tentang kau dan artis itu beredar, aku merasa memang itu semua adalah mimpi, dan harapanku”
“Joohyun..”
“kau jangan khawatir, aku sudah mencoba menghilangkan perasaan itu” Yeol terdiam, tanpa  terasa mereka pun sudah sampai dirumah Joohyun, Joohyun pun turun dari mobil Yeol,
“terima kasih telah mengantarku, aku tidak tahu harus bagaimana membalas kebaikanmu, tapi masalah tadi, jangan khawatir, aku tidak akan mengatakan pada siapapun, termasuk Joon, aku akan merahasiakan ini semua, kau bisa percaya aku” Joohyun masuk kerumahnya tanpa mendengar sepatah katapun dari Yeol

To be Continue


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

esther_blogspot

So We One

esther_blogspot