so we one 5



 

Part V
Be Guardian

Skip time
Joohyun berjalan menuju sekolahnya, sesaat sebuah  limosin mewah berhenti disebrang jalan dan menghampirinya, dia sedikit bingung dan hendak menghindar, namun seorang keluar dan membukakan pintu limosin mewah itu dan keluarlah seseorang paruh baya dan berjalan menghampirinya
“anyeonghaseo, nona Joohyun”
“ne, anyeonghaseo..”
“senang sekali bisa bertemu dengan calon ratu dari keluarga kerajaan” Joohyun mulai curiga dan melangkah mundur
“tak usah takut nona, kenalkan aku Jang Miryeok, aku juga akan jadi keluargamu nanti jika kau menikah dengan keponakanku Kim Joon”
“mian, tapi sepertinya aku ..”
“tak usah berburu-buru, aku juga akan mengantar purtraku ke sekolah Geurim, jadi jangan terburu-buru” sesaat mobil sport milik Joon datang Joon keluar bersama Yeol dan menghampiri Joohyun
“anyeong, ajjushi” Yeol dan Joon memeluk Joohyun
“ah, Joon, dan anak sekertaris Park Yeol”
“ada kau dan calon istriku, ajjushi..”
“aku hanya ingin berkenalan dengannya”
“ah.. begitukah, woah.. perkenalkan ini adalah Go Joohyun, calon istriku, seharusnya kami akan mengadakan konferensi pers, tapi kami mengalami musibah ini, jadi rencanaku satu hari sebelum penobatan kami akan bertunangan, dan akan ku umumkan pada seluruh dunia, siapa dia”
“dia gadis cantik Joon, dan kupikir dia juga gadis baik-baik, kurasa kau harus menjaganya baik-baik, jangan sampai tangan orang jahat menyentuhnya”
“tidak akan terjadi, ajjushi, aku akan menjaganya dengan sepenuh hati dan jiwa ragaku”
“baiklah bersekolahlah yang baik-baik, dan jangan main-main” akhirnya miryeok pun pergi meninggalkan mereka
“lain kali aku akan suruh orang mengantarmu dan mengawasimu”
“kau tak perlu  melakukan itu”
“besok hari pertunangan kita, dan kau ingin itu batal”
“bukan seperti itu, tapi itu agak sedikit berlebihan”
“berlebihan, kau belum tahu bahayanya hidup seperti apa, yeol kau bisa bawa mobil ini sendiri, aku dan dia akan akan mempersiapkan acara pers besok”
“ne.. tentu”
“mwo,lalu bagaimana”
“sekolah akan tahu kenapa kita tidak masuk, bahkan seluruh korea”
“keundae..”
“apa kau berani membantahku.., ingat bagaimana perjanjian kita diawal”
“ah.. geundae..” joon pun menarik tangan Joohyun untuk naik mobil lain yang telah bersiap menjemput mereka, dan mereka pun naik mobil itu bersama, namun terpisah dalam satu mobil
“kau mau membawaku kemana..”
“mungkin sekertaris park akan menjelaskannya”
“kita akan melihat gedung dan gaun yang akan anda dan tuan muda gunakan”
“mwo.. tapi aku masih ada baju dirumah..”
“neo michigo, apa kau ingin mempermalukanku didepan umum, sekarang diamlah kita ikuti saja alur yang ada” mereka pun butik baju milik keluarga kerajaan dan mulai mencoba pakaian yang disana, para pelayan pun mencocokan pakaian yang akan dikenakan, setelah mencoba bebarap Joon tertarik dengan tuxedo warna hitam dengan motif putih, sedangkan Joohyun terlihat cantik dengan gaun berwarna biru sapphire
“wah anda terlihat sangat cantik nona”
“ah.. Jinjja  khangsahamnida” Joon pun memperhatikan Joohyun dan mulai tertarik pada Joohyun. Setelah mencoba beberapa baju akhirnya Joon memilih semua gaun terbaik di boutique itu
“ini”
“banyak sekali..”
“apa kau pikir saat kita berpergian kau akan memakai pakaian yang sama”
“andwaeyo, tapi kurasa disini terlalu mahal, bagaimana jika kita kemyundeong saja, aku akan menawar harga yang terendah disana”
“kya, apa kau pikir masyarakat tidak akan memandangmu sebagai putri yang pelit, saat kau ketahuan berbelanja disana”
“kurasa tidak”
“KYA..!!..” sesaat beberapa orang pun melihat mereka
“huft.. aku harus bersabar, baiklah.. kajja..” Joon pun memeluk bahu Joohyun dan mengajaknya pergi menuju gedung tempat mereka akan bertunangan. Joohyun pun terpukau dengan interior tempat tersebut
“apa yang kau lihat”
“apa ini surge, indah sekali”Joon pun terdiam
“kau..”
“ehm..”
“tempat mana yang ingin kau kunjungi”
“anyi.. kurasa tidak ada”
“kya.. kau jangan membuatku berteriak lagi padamu”
“ah.. karena aku seorang nasrani yang taat aku ingin kejerusalem, kemudian, ketempat yang memilki sejarah dunia yang penting, dan aku ingin kemesir, menjelajah piramida, atau setidaknya aku ingin lari pagi di tembok besar china, atau berwisata pantai ke hawai..”
“kya, apa kau mau kesana”
“ehm.. anyieo, terlalu mahal dan menguras banyak waktu, aku hanya ingin disini bersama keluargaku karena merekalah yang terbaik didunia, home sweet home..” joon pun terdiam dan menarik nafas berat
“kau juga akan jadi bagian keluargaku” Joon pun pergi untuk melihat lihat tempat lain
“apa kau sudah menjamin acara besok akan aman”
“kami sudah menerjunkan system keamanan terbaik yang pernah ada”
“pastikan semuanya diawasi, siapapun orang yang mencurigakan awasi, jika perlu langsung laporkan dan intrograsi, siapapun tanpa terkecuali.. meski itu keluargaku sendiri”
“baik tuan muda”
“bagaimana desaignnya”
“tempat ini akan didesaign seperti yang halmoni anda inginkan tuan”
“halmoni”
“ne.. dia sendiri yang merancang desaign,dan memesan bunga dari beberapa Negara”
“ah.. kalau begitu dimana dia”
Other place
Joohyun sedang berjalan melihat lihat sesaat ia melihat wanita tua yang kesusahan memindahkan barang, joohyun segera menghampiri dan membantunya
“halmoni biar kubantu”
“ahh.. ne gumawo..”
“seharusnya halmoni memanggil karyawan lain, kasihan jika halmoni harus mengangkat ini sendiri”
“tidak apa-apa, waktu aku masih muda, aku juga sering mengangkat berat seperti ini, tapi sekarang usiaku sudah tua”
“ah, kalau begitu biar aku saja yang angkat ini akan dipindahkan kemana, halmoni antar aku saja”
“kau, kenapa kau mau membantuku”
“ah.. sudah seharusnya kita saling membantu”
“bukankah kita belum kenal sebelumnya”
“ah.. begitu, aku Joohyun Go Joohyun..”
“kau baik dan manis, apa kau sudah punya pacar..”
“mwoo..” sesaat Joon dan sekertaris park datang
“Halmoni..”
“nyonya..” mereka pun menoleh kesumber suara. Joohyun kaget menyadari bahwa wanita tua yang ia bantu adalah halmoni Joon
“hai.. sekertaris park tidak kah kau kasihan melihat yeoja ini mengangkat pot bunga ini sendiri”
“baiklah nyonya..” sekertaris park kemudian menyuruh pegawai untuk mengangkat pot bunga itu. Joon menghampiri halmoninya dan memeluknya
“halmoni, tidak seharusnya halmoni turun tangan sendiri seperti ini, bagaimana jika halmoni kelelahan”
“tidak, ada yeoja yang membantu disini” Joon pun melihat Joohyun yang terlihat salah tingkah
“kau beruntung akan bertunangan dengannya” Joohyun kaget mendengarnya
‘dia sudah tahu’ batin Joohyun
“kau tak perlu kaget, besok seluruh korea bahkan dunia akan tahu siapa dirimu, kau harus mempersiapkan dirimu”
“ne, algabada.. hwajangnim”
“kau tak perlu bicara seformal itu, bicara seperti tadi saja”
 Skip time
Halmoni duduk bersama Joohyun diruangannya, sesaat pelayan datang membawa Waskom air hangat dan meletakannya dimeja, kemudian Halmoni menyeka tangan Joohyun dengan airhangat
“tangan ini akan dipasangkan cincin kerajaan  besok, kenapa kau gunakan untuk mengangkat benda berat”
“seungsueomida”
“Joon beruntung mendapatkan dirimu”
“ne..??”
“kau terlihat gadis yang ceria dan penuh perhatian pada siapapun, Joon beruntung jika kau bersamanya, selama ini Joon selalu menutupi kesedihan dalam hatinya yang belum bisa ia ungkapkan, karena kondisinya yang terikat sebagai calon penerus keluarga kerajaan, dia adalah cucuku yang terbaik yang pernah ada, aku sangat menyayanginya lebih dari diriku sendiri, sekarang kedua orang tuanya telah pergi, hanya tertinggal ia dan Kim Young, aku harus menjaga mereka lebih ketat”
“menjaganya, bukankah banyak pelayan kerajaan”
“aku tidak tahu isi hati mereka pada Joon dan Young”
“mwo..”
“aku sangat khawatir dengan mereka berdua, terutama keselamatan jiwa mereka, maka dari itu aku ingin kau membantuku menjaga Joon dan Young”
“ne, halmoni”

Other place
Joon yang sedang berbicara dengan beberapa karyawan dihampiri oleh sekertaris park untuk memberitahu suatu hal
“tuan muda”sekertaris park pun memberitahu bahwa rumah keluarga Joohyun mendapat ancaman dari orang tak dikenal, sontak Joon kemudian pergi, sampai halmoni yang menghampirinya tidak ia hiraukan
“joon,kau mau kemana, kenapa terburu-buru”
“halmoni, akan kujelaskan jika semua selesai” Joon kemudian pergi meninggalkan tanda Tanya bagi mereka. Tak berapa lama dari itu joohyun pun menghampiri sekertaris park
“sekertaris park”
“ah.. ne, agashi..”
“apa yang sebenarnya terjadi” sekertaris park terdiam kemudian menjelaskan yang terjadi

Skip time
Setelah sampai dirumah Joohyun, joon segera masuk dan melihat pengawalnya membereskan tempat
“apa yang terjadi, dan dimana keluarga Joohyun”
“beberapa preman datang, dan memberantaki rumah ini, dan Joohyun, appa, eomma, dongsaeng sudah kami ungsikan kerumah keluarga anda yang ada di daegu”
“baguslah, selidiki semua saksi dan orang-orang yang terakhir datang kemari, dan periksa cctv terdekat disini”
“ne, hwanungnim” Joon pun menarik nafas kesal.
Skip time
Joohyun sangat khawatir dengan keselamatan keluarganya, ia segera datang kerumahnya, namun ia hanya menemukan para pengawal dan joon disana
“dimana mereka, apa yang terjadi”
“mereka ada dirumahku yang didaegu, mereka aman sekarang”
“bagaimana bisa ini”
“sudah kukatakan padamu, betapa bahaya kami dan lingkungan kami, ini akan selalu terjadi pada orang terdekat kami”
“apa magsudmu”
“kau akan mengerti semuanya suatu saat, aku akan antar kau pulang”
“jelaskan padaku semuanya, aku ingin dengar sekarang”
“kau mendengar sekarang atau kapanpun itu tidak akan merubah apapun, karena itu akan selalu terjadi” joon pun meninggalkan Joohyun, sesaat beberapa pengawal datang untuk mengantar Joohyun pulang. Setelah sampai dirumah yang ditempati keluarganya Joohyun segera mencari keluarganya
“eomma, appa, Minhyun”
“joohyun, kau datang” Joohyun lantas memeluk eommanya
“apa yang sebenarnya terjadi”
“eh..”
“eomma..appa, ayo katakana..”
“sudahlah Joohyun yang terpenting sekarang kita baik-baik saja”
“eomma,..”
“eommamu benar, lebih baik sekarang kita pikirkan besok pertunangan kalian, istirahatlah, besok pasti sangat melelahkan”

Flashback on
Jang Miryeok datang dengan beberapa pengawalnya, sesaat sebelum hanji pulan dari kerja
“yeobo kau sudah.. ah, anda siapa, dan siapa yang anda cari”
“apa ini rumah Go Joohyun”
“benar, dia putriku, apa yang kau” sesaat Hanji pulang dan melihat beberapa orang yang ramai datang dirumahnya
“siapa kalian dan mau apa”
“wah, pasti kau Joohyun appa, Go Hanji..”
“tuan Jang Miryeok”
“kau belum melupakanku ternyata, bagus kalau begitu”
“apa yang aku inginkan”
“aku suka dengan pertanyaanmu itu, putrimu sedang ada dalam masalah kali ini, jika kau tetap menjodohkannya dengan Kim joon”
“tidak ada yang salah kukira”
“kau benar, tapi itu tak menjamin apa-apa”
“aku yakin pasti tuan muda Joon dan keluarganya dapat menjaga joohyun dengan baik”
“kau jangan berharap banyak dengan raja muda itu, apa kau pikir dia bisa menjaga putrimu, dia menjaga orang tuanya saja tidak becus, apalagi orang yang baru ia kenal, apa kau yakin mereka akan bersatu, seperti keinginan kalian”
“pergilah sebelum kami panggil keamanan”
“baiklah, kalau itu maumu, kami akan pergi, tapi kau harus perhatikan putrimu lebih sering lagi”
Flashback off
HanJi pun terdiam dalam lamunannya, ia pun mulai khawatir
“maaf ajushi anda harus terlibat dalam ini semua karena saya” pinta maaf Joon yang berada dibelakangnya
“tidak tuan muda, saya sudah tahu ini pasti akan terjadi saya sudah mempersiapkan diri saya dan keluarga saya”
“saya berjanji paman, sesuai amanat yang dijanjikan oleh mendiang ayah saya, saya akan menjaga semuanya terutama anda dan keluarga anda, karena anda tertimpa masalah karena kami, jadi saya akan berusaha untuk melindungi Joohyun dengan segenap nyawa saya”
“putra mahkota”
“saya tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, mohon bimbingan paman”
“tentu tuan muda, saya akan selalu membimbingmu seperti anak saya sendiri” Hanji pun memeluk Joon

To be Continue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

esther_blogspot

So We One

esther_blogspot